Mestinya gua kuliah ekonomi dah...

Mestinya gua kuliah ekonomi dah...


Status Facebook 5 Januari 2015

Sampai tulisan ini gue buat, gue tanpa sadar dan baru menyadari  telah membuat semacam diary blog dari status-status FB gue. Sebenarnya bukan itu tujuannya, tapi karena gue memang suka banget nulis, dan gue senang menulis pengalaman-pengalaman yang pernah gue alami dalam kehidupan sehari-sehari. Status-status Fb gue rasa sangat cocok untuk dijadikan main topic  dari tulisan-tulisan gue (ya tentunya status dari akun FB gue), karena dibalik status-status itu terekam pengalaman yang gue alami, dan memiliki makna buat gue. Makna itulah yang sering gue terjemahkan secara sederhana dalam status-status FB gue. Secara tidak langsung, status-status FB gue menjadi semacam “miniatur” dari apa yang gue alami di tiap momennya. Dan kali ini gue mau share sedikit apa makna yang tersirat di balik status gue “Mestinya gua kuliah ekonomi dah...”, check this out guys... :)

Hari itu gue merasa mumet dengan pembukuan yang gue buat sendiri. Memang sebelumnya gue pernah mengikuti banyak pelatihan yang diadakan oleh salah satu kementerian, yang didalamnya mengomunikasikan berbagai topik tentang usaha, termasuk juga tentang pembukuan. Tapi jujur saja, gue tidak begitu memahaminya secara komprehensif, sehingga gue keteteran dengan KONDISI REAL dari apa yang pernah gue pelajari di pelatihan itu. Sudah dapat ditebak kan apa yang terjadi??? Yah,, pembukuan yang gue buat....
berantakan... kayak kamar gue #nah lho...

Sementara gue harus terus berjibaku dengan masalah pembukuan, berbagai keputusan menunggu persetujuan gue (tapi gue enggak bahas lebih jauh keputusan apa). Akhirnya terjadi konflik batin antara gue dan diri gue sendiri. Gue sangat menyadari semua adalah kesalahan gue yang kurang telaten mengurusi masalah ini (pembukuan), walapun gue tau belum tentu masalah mau gue kurusin...hehehe. Sehingga harus ada konsekuensi yang harus gue bayar dari itu semua, yaitu KESEMBRAWUTAN. Kondisi-kondisi itu membuat gue harus memutar otak gue ; sampai sekarang pun gue enggak tau gimana caranya memutar otak...hahaha. Sejujurnya, ketidakpahaman akan point-point item pembukuan itu lah yang membuat kerjaan gue berantakan.

Pada akhirnya gue teringat akan pembicaraan gue yang telah lalu dengan teman gue yang memiliki pengalaman bagus dalam masalah administrasi, “pembukuan itu enggak usah dibuat yang ribet bro”. Dan gue terjemahkan itu sebagai gue harus membuat pembukuan yang simple, dan menyesuaikan dengan situasi-kondisi dari usahanya. Akhirnya gue melakukan evaluasi dan koreksi pada pembukuan gue. Dan benar saja, semua menjadi lebih baik, lebih teratur,dan tentunya lebih mudah dipahami. Oh so thanks my bro coz you had helped me relieved my burden... :D

Tapi tetap saja gue merasa alangkah baiknya jika pembukuan itu dibuat sempurna sesuai pakem yang berlaku. Tapi yah sudahlah, semua kan bisa dipelajari lagi dengan lebih mendalam, supaya gue bisa TERTIB ADMINISTRASI. Itulah kenapa gue terfikir, “Mestinya gua kuliah ekonomi dah...”





Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mestinya gua kuliah ekonomi dah..."

Post a Comment