Pernahkah
kita mencapai sesuatu yang luar biasa dalam hidup??? Entah itu karir, cinta,
keuangan, atau bahkan yang menyangkut spiritualitas??? Mencapai hal itu membuat kita merasa lebih passionable, kita merasa
naik kelevel yang lebih tinggi dari sebelumnya, baik dari kehidupan sosial,
maupun kehidupan JIWA. Kita seperti menemukan RUANG baru yang lebih indah dari
sebelumnya, dan ruang itu adalah DIRI KITA SENDIRI.
Diri
kita dalah RUANG yang siap diisi apapun yang kita mau. Kita bisa mendekorasi
ruangan ini sesuai panggilan jiwa kita. Kita bisa
mendekorasinya sebagai
KARAKTER YANG BIASA SAJA atau KARAKTER
YANG KUAT, dan menemukan mindset dan diri kita berkembang. Menurut terminologi saya RUANG dimana tubuh, pikiran, kecerdasan,
perasaan dan jiwa kita hidup dan bertransformasi adalah DIMENSI .
Saya
meyakini bahwa setiap masa dalam hidup kita memiliki dimensi ; dan ini
bertransformasi sesuai perubahan pola pikir kita. Dari masa balita, trus
anak-anak , trus alay, trus dewasa, eeaaa trus aja lurus ada tikungan lurus aja….#gubrakkk
Jadi maksud saya adalah dari masa ke masa kita
selalu mengalami transformasi pola pikir. Dari masa anak-anak yang masih suka
bermain, setelah masa alay kita suka mainin perasaan #kita??? Loe aja kaleee... hheee bercanda ya
sob… :D perubahan pola pikir ini terjadi secara KOMPLEKS. Terjadinya perubahan
pola pikir secara kompleks ini dipengaruhi oleh pengalaman hidup. Dimasa alay
misalnya (ini kog ngomongin alay), kita mungkin akan memandang segala sesuatu
secara LEBAY ; diputusin pacar trus galaw, trus naik bukit, trus teriak
“kenapaaaa???? Kenaapaaa???” dengan ekspresi yang lebay juga, trus ada suara
petir cetarrr membahana, eeaaa trus aja lurus ada tikungan lurus aja….#gubrakkk. Dari
pengalaman yang terjadi dimasa alay ini, kita akan lelah untuk berjibaku dengan
diri kita yang demikian ; kemudian memutuskan untuk bertransformasi kedimensi
baru yang lebih indah, yaitu belajar untuk menjadi sosok yang dewasa. Dewasa
tidak hanya menyangkut usia, tetapi lebih kepada mindset.
Sayangnya
kita sering jatuh bangun kedalam dimensi kelam, karena kita masih belum bisa
KONSISTEN menjalani hidup yang membawa kita pada dimensi baru itu. Kita masih
sering tergoda untuk melakukan sesuatu yang BUKAN DIRI KITA. Ada lingkaran
tertentu yang membatasi diri kita dengan BUKAN DIRI KITA. Tetapi dikarenakan
sesuatu hal yang kompleks, akhirnya kita mencoba menerobos batasan itu, dan
jatuh kedalam dimensi kelam. Bangkit untuk terus maju dan berbenah diri adalah
cara untuk kembali kedalam dimensi semula. Selalu berdiskusi dengan SANG DIRI,
selalu insaf akan sang diri, memotivasi diri untuk selalu bangkit tentu akan
banyak mambantu.
Saya
senang menggunakan kalimat “segala yang terjadi dalam hidup adalah proses
belajar untuk jadi lebih baik”. Saya tidak ingin membawa kita semua keluar dari
esensi apa yang ingin saya sampaikan pada kalimat itu. Saya ingin meyakinkan
bahwa agar kita terus berbenah diri dalam menjalani setiap pengalaman pahit
yang terjadi ; bukan untuk BERKEDOK sebagai proses belajar, lalu melakukan
sesuatu yang tidak bertanggungjawab.
Karena
diri kita adalah apa yang kita yakini, maka apa yang kita yakini akan membentuk
diri kita. Kita “yakin bahwa kita tidak bisa”, itu benar sekali ; dan jika kita
“yakin bahwa kita bisa”, itu juga benar sekali. So which belief will you
choose??? Yap,,kita semua dalam proses belajar dan memahami.
Pada
dasarnya apapun yang terjadi ; pahit atau manis, semua akan menemukan kebaikan
jika kita menggunakannya sebagai batu loncatan untuk hidup dalam dimensi yang
indah. Cobaan selalu ada, jadikan itu teman baik yang selalu menasihati dengan
cara yang “keras”. Kita telah memutuskan untuk hidup, dan sekarang kita
memutuskan untuk hidup dalam DIMENSI YANG INDAH.
Belum ada tanggapan untuk "DIMENSI"
Post a Comment